Tindakan Yang Perlu Dilakukan Saat Pecah Ketuban

Tindakan Yang Perlu Dilakukan Saat Pecah Ketuban – Beberapa hal yang membuat ibu hamil measa kebingungan saat akan menghadapi persalinan misalnya rasa mules, adanya lendir darah yang keluar, buang air kecil yang meningkat durasinya, serta adanya ketuban yang kadang rembes ataupun pecah secara keseluruhan. Hal ini merupakan kejadian yang sering dialami oleh ibu hamil. Ibu hamil pertama akan merasa kebingungan dengan terjadinya hal tersebut. Kurangnya edukasi selama hamil membuat ketidaktahuan yang menimbulkan kegelisahan bahkan rasa panik bagi ibu hamil.

Saat lendir darah mulai keluar itu menandakan fase memasuki tahanpan persalinan, pada saat tersebut biasanya mulut rahim atau dikenal engan portio sudah mulai membuka. Biasa kita sebut dengan adanya pembukaan misalnya pembukaan satu atau lainnya. Saat ibu hamil mengalami pecah ketuban biasanya akan diselingi rasa kontraksi ataupun juga tidak. Ketuban yang pecah ada 2 versi, ketuban pecah dengan sedikit demi sedikit atau dikenal dengan rembesan dan juga ketuban yang pecah secara langsung mnegalir seperti air yang tumpah dari gelas.

Tindakan Yang Perlu Dilakukan Saat Pecah Ketuban

Beberapa hal yang bisa dilakukan pada saat ketuban pecah yaitu, minimalkan pergerakan atau aktifitas. Usahakan ibu dalam kondisi baring, kaki lebih tinggi dari perut sehingga meminimalkan keluarnya ketuban. Segera ke klinik terdekat atau pelayanan kesehatan untuk mengetahui tindakan yang dilakukan selanjutnya. Pada saat ketuban pecah biasanya seorang bidan atau dokter kandungan akan melakukan pemeriksaan dalam untuk mengetahui apakan pembukaan mulut rahim sudah ada atau belum.

Cara lain yang dilakukan dokter dengan melakukan USG, berapa sisa ketuban yang ada dalam rahim ibu tersebut. Jika kehamilan ibu sudah memasuki waktu tafsiran persalinan maka akan ditunggu paling lambat 1 kali 24 jam untuk mengetahui apakah ibu dapat melahirkan secara normal ataupun tidak. Jika melebihi 24 jam maka akan dilakukan tindakan SC atau operasi sesar untuk meminimalkan terjadinya kegawat daruratan pada bayi. Namun jika kehamilan masih belum cukup waktu memasuki persalinan maka akan dilakukan tindakan SC segera agar bayi dapat diselamatkan terlebih dahulu.

Air ketuban ibarat oli pada mesin kendaran anda, jika oli itu habis maka kendaran tidak dapat berjalan. Begitu juga dengan bayi, jika ketuban habis maka bayi juga tidak bisa diselamatkan. Para wanita perlu ketahui tentang air ketuban pada ibu hamil agar anda bisa selamat bersama jabang bayi anda. Semoga anda semua diberi keselamatan dan yang lahir dalam kondisi normal dan sehat wal afiat.

error: