Mengapa Sering Merasa Tegang Pada Perut Saat Hamil?

Mengapa Sering Merasa Tegang Pada Perut Saat Hamil? – Pada masa kehamilan berbagai perubahan sering kita jumpai mulai dari perubahan fisik maupun perubahan psikis. Hal ini mutlak terjadi pada setiap ibu hamil. Ada saat tertentu ibu hamil merasakan perut kencang saat memasuki usia kehamilan. Untuk itu wanita hamil wajib tau penyebab perut tegang saat hamil.

Perut tegang biasa disebut dengan kontraksi, dan ini sudah umum diketahui. Kontaksi dibedakan menjadi dua yaitu kontraksi palsu yang memasuki usia kehamilan 6 bulan keatas. Kontraksi ini dirasakan oleh ibu meskipun tidak menimbulkan nyeri, namun perut terasa tegang yang sebabkan bayi yang tumbuh semakin besar dan perut terasa penuh oleh gerakan bayi yang selalu aktif.

perut terasa tegang saat hamil

Kontraksi palsu patut diketahui, jika kontraksi terus menerus hingga membuat kehamilan terganggu segera cek ke dokter atau bidan terdekat. Dikhawatirkan kontraksi pada usia trimester ketiga awal membuat kelahiran secara prematur. Kontraksi palsu ini juga bisa disebakan karena kurangnya istirahat pada ibu hamil. Perut terasa tegang saat hamil memang membuat anda tersiksa, jalanilah dengan ikhlas.

Selain itu, perut tegang pada usia kehamilan aterm 38-40 minggu merupakan tanda akan terjadinya persalinan. Kontraksi biasa ditandai dengan nyeri perut bagian bawah hingga ke pinggang belakang. Hal ini disebabkan oleh kepala bayi yang mencari jalan untuk memasuki pintu bawah panggul menuju kelahiran. Jika ibu merasakan kontaksi persalinan ini, maka perhatikan apakah ada pengeluaran lendir dan darah atau cairan seperti air kencing yang berbau amis (ketuban). Jika ada tanda-tanda di atas ada, segeralah ke pusat pelayanan kesehatan terdekat.

Perut tegang saat kehamilan muda bisa juga terjadi karena ibu hamil pasca melakukan hubungan suami istri. Hal ini sebaiknnya dihindarkan karena jika terjadi mules terus menerus akan disertai pendarahan yang menyebabkan keguguran atau disebut dengan abortus. Untuk itu jagalah kehamilan agar tidak terjadi mules pada awal kehamilan bahkan sebelum kehamilan memasuki usia 9 bulan.

error: