Cara Mengatasi Bayi Kuning

Cara Mengatasi Bayi Kuning – Baru-baru melahirkan si buah hati merupakan masa yang membuat orang tua sangat bahagia dalam hidupnya. Mengapa tidak, bayi yang salama ini diidamkan lahir ke dunia dengan sehat.

Bayi baru lahir sangat perlu diperhatikan minumnya. Bayi sangat dianjurkan untuk ASI esklusif selama 6 bulan. Pada saat bayi lahir selama 48 jam pertama kelahirannya biasanya tidak langsung menyusui karena kondisi ibu yang belum mengeluarkan ASI ataupun keadaan ibu yang belum stabil. Tapi jangan khawatir karena bayi mempunyai cadangan makanan dalam tubuhnya selama 48 jam setelah lahir. Sampai di sini mungkin ibu-ibu cantik penasaran kan? 🙂

Cara Mengatasi Bayi Kuning

Bayi yang kurang minum akan memicu terjadinya kuning yang dapat dilihat dari tubuh si bayi, caranya mudah yaitu dengan memencet dahi kemudiaan lepas perlahan. Jika kuning akan terlihat kuning pada saat tangan dilepas. Lalu apa yang harus dilakukan? Bagi ibu yang masih awam mengenai perawatan bayi kuning pasti akan merasa was-was dengan kondisi tersebut.

Orang tua pasti khawatir karena kondisi ini, maka yang perlu dilakukan yaitu segera konsultasi ke doker anak atau pusat pelayanan terdekat. Biasanya akan dilakukan cek laboratorium bilitubin direk dan bilirubin total. Jika hasil > 12 maka biasanya bayi akan disinar blue. Kondisi seperti ini biasa disebut hyperbilirubin.

Ada yang menganggap bayi kuning karena tidak pernah dijemur atau jarang namun pemicu sebenarnya karrna bayi kurang minum. Untuk itu disarankan agar bayi selalu disusui sesering mungkin, jangan sampai bayi anda kuning. Dan kalau ingin menjemur bayi sebaiknya di bawah jam 8 atau ketika sinar matahari masih hangat-hangat kuku. Jika bayi demam jangan lakukan kegiatan berjemur, itu bisa menambah demamnya.

error: